Source: http://amronbadriza.blogspot.com/2012/05/cara-membuat-tab-view-di-blog.html#ixzz2BYDNL2hY

followers

Kamis, 17 Oktober 2013

Misteri rancangan tesla death ray

Dimanakah rancangan Tesla Death Ray berada?


Ada rumor kalau Nikola Tesla, seorang ilmuwan misterius, memiliki rancangan sebuah senjata maha dashyat yang bisa mendefinisikan ulang arti sebuah peperangan. Namun, setelah kematiannya, rancangan itu lenyap tanpa bekas.

Nikola Tesla (1856 - 1943) mungkin adalah salah seorang ilmuwan terbesar yang pernah ada. Ia memegang sekitar 300 hak paten penemuan-penemuan yang berhubungan dengan listrik seperti dinamo, transformer, induction coil, condenser dan lampu pijar.

Dari semuanya itu, Tesla paling dikenal karena kontribusinya dalam penelitian listrik AC (Alternating Current). Karena ini juga, ia kemudian menjalani permusuhan yang sangat dalam dengan mantan atasannya, Thomas A. Edison yang memilih untuk memfokuskan diri pada listrik DC (Direct Current).

Sejak lama, nama Tesla selalu dikaitkan dengan penemuan-penemuan luar biasa yang jauh lebih maju dari zamannya. Contohnya Otis T. Carr, salah seorang insinyur yang juga anak didik Tesla, pernah membuat pernyataan mengejutkan kalau ia dan rekan satu timnya bernama Ralph Ring pernah membuat sebuah pesawat berbentuk piringan yang dengan sukses menerbangkan mereka sejauh 10 mil dengan kecepatan cahaya. Menurut Carr, ia menggunakan prinsip-prinsip yang diajarkan Tesla dalam membuat pesawat tersebut.

Selain itu, nama Tesla juga sering dikaitkan dengan peristiwa ledakan Tunguska yang maha dashyat. Ledakan itu disebut-sebut sebagai akibat dari percobaan Tesla ketika ia mentransmisikan energi listrik yang kuat dengan menggunakan menara Wardenclyffe yang dibangunnya.

Nah, apa jadinya kalau ilmuwan yang jenius dan misterius itu mengatakan kalau ia mampu membuat senjata pemusnah massal yang bisa membuat perang menjadi tidak terpikirkan oleh siapapun?

Tesla Death Ray

Semuanya bermula dari sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh ilmuwan eksentrik itu pada tahun 1938.

Kepada reporter, Tesla mengumumkan kalau ia dapat membuat sebuah senjata maha dashyat sehingga siapapun yang memilikinya akan memiliki kemenangan luar biasa di dalam setiap peperangan.

Senjata yang dimaksud Tesla itu kemudian dikenal dengan nama Tesla Death Ray, atau Sinar Kematian Tesla.

Menurut Tesla:
"Senjata ini akan mengirim pancaran partikel-partikel yang terkonsentrasi lewat udara yang akan terbang dengan kecepatan hampir menyamai kecepatan cahaya. Energinya begitu besar sehingga ia dapat merontokkan hingga 10.000 pesawat musuh dari jarak 250 mil dan dapat menyebabkan jutaan tentara musuh mati di tempat."
Senjata partikel ini melibatkan empat penemuan yang dikombinasikan menjadi satu.

Penemuan pertama adalah sebuah peralatan yang bisa meniadakan pengaruh atmosfer terhadap partikel-partikel tersebut.

Penemuan kedua adalah metode untuk menghasilkan potensi kekuatan listrik yang sangat besar.

Penemuan ketiga adalah metode untuk meningkatkan kekuatan listrik yang dihasilkan hingga mencapai 50.000.000 volts.

Penemuan keempat adalah pembuatan sebuah alat untuk melontarkan kekuatan listrik yang telah dihasilkan.

Menurut Tesla, dua dari empat penemuan diatas telah dibuat dan diujicobakan olehnya. Dua lainnya hanya membutuhkan sedikit penyempurnaan. Untuk merealisasikannya, hanya dibutuhkan dana 2 juta dolar dan 3 bulan. Jumlah ini tentu saja sangat kecil dibandingkan dengan hasil yang dapat diberikan. Jika proyek ini disetujui, maka ia akan membangun menara-menara pembangkit listrik yang berfungsi sebagai senjata tersebut di wilayah-wilayah perbatasan.


Menurut Tesla, jika pemerintah Amerika memutuskan untuk menerima penawarannya, maka ia akan segera mulai bekerja. Namun ia menuntut satu syarat. Ia ingin pemerintah sepenuhnya percaya kepadanya dan menolak adanya intervensi dari "ahli" lainnya. Ia juga mengatakan kalau rancangan lengkap senjata ini telah dibuat dan disimpan di dalam arsipnya.

Particle Beam

Kedengarannya, Tesla seperti sedang berfantasi. Namun sebenarnya tidak demikian. Pancaran partikel (particle beam) sebenarnya bukan hal yang aneh dalam dunia sains. Kita biasa menggunakan metode ini dalam kehidupan modern ini.

Pancaran partikel sebenarnya hanya sebuah pancaran cahaya yang terdiri dari berbagai gelombang elektromagnetik. Salah satu contoh penggunaannya adalah alat operasi sinar laser yang digunakan untuk mengoperasi otak.

Namun pancaran partikel yang dibicarakan oleh Tesla tentu saja memiliki level yang berbeda dibanding dengan sebuah alat operasi. Jika senjata pemusnah massal ini benar-benar bisa direalisasikan, mengapa Tesla sampai berniat menciptakannya?

Tesla ternyata memiliki cara pandang yang berbeda mengenai senjata ini.

Senjata Pemusnah Massal
Dalam pandangannya, senjata pemusnah massal ini justru bisa mencegah perang. Pada tahun ia membuat pengumuman itu, perang dunia I belum lama berakhir dan dunia sedang bersiap memasuki perang dunia II. Karena itu, Tesla memiliki ambisi besar untuk mengakhiri konflik dunia itu dan menciptakan perdamaian dunia.

Dalam salah satu suratnya, Tesla menulis:
"Selama bertahun-tahun, aku mencoba untuk mencari solusi dari masalah terberat umat manusia, yaitu bagaimana menjaga perdamaian dunia."
Mengenai Tesla Death Ray, ia mengatakan:
"Penemuan ini akan membuat perang menjadi tidak mungkin. Sinar kematian itu akan mengelilingi perbatasan setiap negara seperti tembok Cina yang tidak terlihat, hanya saja, "tembok" ini jutaan kali lebih sulit ditembus. Ini akan membuat setiap negara tidak dapat ditembus oleh pesawat musuh atau tentara darat yang menyerbu masuk."
Dengan kata lain, menurut Tesla, untuk mencegah perang kita harus mempersenjatai diri dengan sangat hebat sehingga negara lain akan mengurungkan niatnya untuk menyerang.

Namun, walaupun perang besar sudah diambang pintu, sepertinya pemerintah Amerika tidak berniat untuk merealisasikan ide Tesla. Beberapa usaha Tesla untuk menawarkan idenya ke beberapa negara lain juga diabaikan. Ketertarikan terhadap idenya runtuh dan mulai dilupakan.

Namun, ketika Tesla meninggal dunia, ingatan akan Tesla Death Ray kembali naik ke permukaan. Ini dikarenakan munculnya sebuah misteri yang cukup membingungkan.

Dokumen yang hilangPada tanggal 7 Januari 1943, Tesla meninggal di kamar hotelnya di New York di kamar 3327 di lantai 33 pada usia 86 tahun. Karena ia tidak pernah menikah, harta benda dan dokumen-dokumen pribadi yang dimilikinya diwariskan kepada keluarganya yang lain. Tidak lama setelah kematiannya, para agen dari Alien (imigran gelap) Property Custodian, departemen kehakiman Amerika Serikat, segera menyita seluruh dokumen-dokumen tersebut. Ini cukup mengherankan karena Tesla sendiri sebenarnya adalah warga negara resmi Amerika. Operasi dari Alien Property Custodian ini diakui oleh FBI dalam website resminya.

Namun misterinya tidak sampai disitu. Ketika pemerintah Amerika mengadakan pemeriksaan menyeluruh atas seluruh dokumen yang disita, mereka tidak bisa menemukan catatan mengenai rancangan Tesla Death Ray.

Dengan kata lain, rancangan senjata pemusnah massal tersebut hilang tanpa jejak.

Berita hilangnya dokumen itu telah memicu perlombaan antara Amerika, Rusia dan Jerman untuk melacak keberadaannya. Tetapi, hingga sekarang, keberadaan dokumen tersebut masih tidak diketahui.

Dimanakah dokumen-dokumen itu berada? Apakah Tesla benar-benar memiliki rancangan itu? 

Dimanakah rancangan Tesla Death Ray sebenarnya?

Sebagian orang percaya kalau Tesla telah memusnahkan rancangan tersebut sebelum kematiannya karena takut jatuh ke tangan yang salah. Sebagian lagi percaya kalau orang dekat Tesla telah berhasil mengamankan rancangan tersebut sebelum disita oleh pemerintah.

Jenderal George Keegan, pensiunan kepala intelijen angkatan udara Amerika, percaya kalau rancangan itu berada di tangan pemerintah Uni Sovyet. Dugaan ini muncul karena ternyata Tesla juga mempresentasikan idenya kepada negara-negara lain.

Ketika penawarannya untuk membangun jaringan Tesla Death Ray tidak mendapatkan tanggapan dari pemerintah Amerika, Tesla menawarkan idenya kepada Inggris dengan harga 3 juta dolar. Ia berjanji akan membuat wilayah Inggris bebas dari serangan musuh hanya dalam tempo 3 bulan. Pemerintah Inggris juga tidak menggubris tawarannya. Lalu, Tesla kembali mencoba menawarkan idenya, kali ini kepada Liga Bangsa-bangsa. Usaha ini juga gagal.


Ketika pemerintah lain menganggap sepi penawaran Tesla, ketertarikan cukup besar datang dari pihak Uni Sovyet. Konon pada tahun 1937, satu tahun sebelum Tesla mengumumkan idenya ke publik, ia sebenarnya telah mempresentasikannya kepada Amtorg Trading Corporation, salah satu perusahaan perwakilan Sovyet di New York.

Dua tahun kemudian, tahun 1939, Tesla diketahui telah mengujicobakan tahap pertama idenya di hadapan pihak Sovyet. Lalu, Tesla menerima cek sebesar 25.000 dolar dari mereka. Namun proyek itu tidak pernah diselesaikan.

Ada teori kalau sesungguhnya Tesla memang tidak membangun proyek itu, melainkan hanya menjual rancangannya kepada Uni Sovyet.

Dugaan ini kembali menguat ketika Sovyet menginvasi Afghanistan tahun 1979. Rumor menyebutkan kalau pada masa perang tersebut, helikopter-helikopter Sovyet terlihat mengeluarkan cahaya aneh yang diarahkan kepada tentara Afghanistan. Mereka yang terkena cahaya tersebut tewas seketika dan mayatnya tidak membusuk hingga 30 hari.

Ketika meneliti mayat tersebut, pihak militer barat percaya kalau Sovyet mungkin telah menggunakan gas pembunuh jenis baru, namun banyak yang percaya kalau kondisi mayat tersebut adalah hasil dari senjata yang melontarkan elektromagnetik berkekuatan tinggi.

Jadi, mungkin Sovyet telah berhasil merealisasikan rancangan Tesla Death Ray dan memodifikasinya.

Foto tahun 1980 dari satelit mata-mata Amerika yang menunjukkan
kemungkinan instalasi senjata partikel Russia di Semipalatinsk

Selain teori Rusia, banyak juga yang percaya kalau sesungguhnya rancangan itu berada di tangan pemerintah Amerika Serikat sendiri.

Teori ini juga punya dasar yang cukup kuat.

DARPA (Defense Advance Reasearch Project Agency), yaitu salah satu badan pemerintah yang bertujuan untuk meneliti persenjataan baru untuk militer, sesungguhnya telah melakukan percobaan senjata partikel sejak tahun 1958, 15 tahun setelah kematian Tesla. Prinsip penelitian mereka sama persis dengan ide Tesla, walaupun dalam skala yang lebih kecil.

Namun, proyek ini tidak dilanjutkan lagi karena dua alasan, yaitu karena materi-materi yang dibutuhkan oleh senjata dashyat ini dianggap "berisiko tinggi" dan karena kekuatan yang dibutuhkan untuk memproyeksikan pancaran itu melebihi kemampuan pembangkit listrik standar yang digunakan dalam perang.

Jika dua masalah ini terselesaikan, mungkin proyek ini akan dilanjutkan lagi.

Apakah ini berarti pemerintah Amerika memiliki dokumen Tesla?

Mungkin saja. Tapi bisa juga tidak. Apa yang dikembangkan oleh DARPA sama sekali tidak menyamai klaim Tesla mengenai kekuatan senjatanya. Beberapa pihak percaya kalau pihak Amerika memang memiliki dokumen tersebut, namun tidak memiliki kemampuan untuk merealisasikannya.

Selain teori Konspirasi yang melibatkan pemerintah, banyak juga yang percaya kalau rancangan Tesla Death Ray sesungguhnya tidak pernah ada. Menurut mereka, Tesla Death Ray hanyalah satu dari sekian klaim bombastis yang diberikan oleh Tesla. Walaupun tidak ada yang menyangkal jeniusnya Tesla, namun banyak proyek yang disebutkannya tidak pernah terealisasi.

Misalnya, pada tahun 1900, ia mengatakan kalau ia bisa menyembuhkan penyakit TBC dengan osilasi listrik. Pada tahun 1927, ia mengatakan kalau ia berencana untuk mengendalikan kekuatan samudera untuk dimanfaatkan. Lalu, pada tahun 1931, ia mengklaim kalau ia bisa membuat bahan bakar fosil menjadi tidak berharga lagi dengan memanfaatkan energi kosmis sebagai bahan bakar alternatif. Tentu saja klaim-klaim ini tidak pernah terealisasi.

Jadi, Tesla Death Ray bisa jadi hanyalah salah satu dari bualan Tesla yang lain.

Bahkan walaupun rancangan itu ada, bisa dimengerti mengapa pemerintah menolaknya. Ide Tesla mengenai kemungkinan terciptanya perdamaian jika senjatanya diimplementasikan sangat tidak masuk akal. Memang, sebuah negara yang memasang Tesla Death Ray akan aman dari serbuan pesawat. Namun, jelas tidak akan aman dari serangan diam-diam.

Jika saya adalah seorang pemimpin sebuah negara dan memutuskan untuk menyerang sebuah negara lain, maka yang akan saya lakukan pertama adalah mengirim pasukan penyerang secara diam-diam untuk menghancurkan Tesla Death Ray di negara tersebut terlebih dahulu sebelum mengirim skuadron pesawat tempur.

Lagipula, Tesla memiliki anggapan kalau semua pemimpin negara adalah pemimpin yang cinta damai. Ia tidak memikirkan kemungkinan digunakannya senjata tersebut sebagai alat untuk menyerang oleh seorang diktator. Jika sebuah negara memasang Tesla Death Ray dan memutuskan untuk menyerang negara tetangganya, maka mereka akan dengan sangat mudah mengarahkan senjatanya untuk menghancurkan pesawat komersial.

Dengan demikian, perang pun menjadi tidak terhindarkan.

Jadi, ide besar ini sepertinya juga memiliki cacat yang besar.

Jika saat ini, 67 tahun setelah kematian Tesla, kita masih belum melihat realisasi dari Tesla Death Ray, maka sepertinya kita harus bersyukur, dan siapapun yang menyimpan rancangan itu hingga sekarang telah berbuat kebaikan bagi dunia.

Senin, 08 Juli 2013

Empat Penunggang Kuda Kitab Wahyu - Kitab Tujuh Meterai

Banyak teolog mengajarkan bahwa Intisari kitab Wahyu ada di dalam Kitab Tujuh Meterai dan intisari Kitab Tujuh Meterai adalah Empat Penunggang Kuda. Ketika meterai pertama dibuka, tampilah Serafim yang seperti singa lalu muncullah penunggang kuda putih dengan mahkota di kepala dan panah di tangannya. Ketika meterai kedua dibuka, tampillah Serafim yang seperti anak lembu kemudian muncullah penunggang kuda merah dengan pedang besar. Ketika meterai ketiga dibuka, tampillah Serafim dengan wajah menyerupai wajah manusia lalu muncullah penunggang kuda hitam dengan timbangan di tangannya. Ketika meterai keempat dibuka, tampillah Serafim yang seperti burung Nasar yang sedang terbang kemudian muncullah penunggang kuda kelabu yang namanya Maut. Ketika meterai kelima dibuka, tampilah jiwa-jiwa yang dibunuh oleh karena firman Allah dan kesaksian yang mereka miliki menuntut keadilan Allah. Ketika meterai keenam dibuka maka Allah pun menghakimi dunia.  Ketika meterai ketujuh dibuka maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya. Siapakah Empat Penunggang Kuda Kitab Wahyu itu? Benarkah mereka adalah Empat Penunggang Kuda Akhir Zaman? Benarkah mereka adalah Empat Penunggang Kuda Dari Neraka? Benarkah mereka adalah Empat Penunggang Kuda Pembawa Kiamat? Benarkah Empat Penunggang Kuda Kitab Wahyu adalah Empat Penghulu Setan? Apa yang sesungguhnya diajarkan oleh Kitab Tujuh Meterai? Barang siapa yang mengenali Empat Penunggang Kuda akan memahami Kitab Tujuh Meterai. Yang memahami Kitab Tujuh Meterai akan memahami Tujuh Sangkakala yang memahami Tujuh Sangkakala akan memahami Tujuh Celaka yang memahami Tujuh Celaka akan memahami Tujuh Cawan. Yang memahami kitab Wahyu akan memahami Alkitab.

Simon J. Kistemaker Ph.D (Free University, Amsterdam) adalah profesor emeritus (pensiunan) bidang Perjanjian Baru Reformed Theological Seminary, Orlando. Dia mendapatkan Gold Medalion Award untuk Eksposisi kitab Ibrani, Yudas, 1-3 Surat Yohanes, Kisah Para Rasul dan 1 Korintus dalam serial bukunya yang berjudul New Testament Commentary. Saya sengaja mengutip isi bukunya yang berjudul Exposition of The Book of Revelation yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan Judul Tafsiran Kitab Wahyu oleh penerbit Momentum agar anda mendapat sumber pustaka Teologi Reformed yang benar-benar bermutu untuk diuji di depan banyak saksi dengan Alkitab sebagai standard kebenaran. Saya memilih buku Simon J. Kistemaker dibandingkan Pemahaman Alkitab Setiap Hari – Kitab Wahyu Kepada Yohanes Pasal 6-22 - William Barclay – BPK 2007, karena menurut saya isinya jauh lebih sistematis dan padat. Tadinya saya ingin mengutip buku Eksposisi Doktrin Alkitab Kitab Wahyu - Dr. Peter Wongso – SAAT  1996, namun saya tidak memiliki buku tersebut dan tidak berhasil mendapatkannya.

Memberanikan diri bertanya, di dalam buku Tafsiran Kitab Wahyu – Momentum 2009, Simon J. Kistemaker Ph.D menulis:

Meterai Pertama: Kuda Putih

a.    Antikristus. Tafsiran ini sangat terkenal. Menurut pandangan ini, kuda putih sebagai yang pertama dari keempat kuda harus dilihat sebagai bagian dari kuasa perang, kelaparan dan kematian. Kuda dipakai untuk berperang dan busur panah adalah senjata untuk membunuh  Mahkota menyatakan kemenangan, yang digarisbawahi dengan dua kali munculnya frasa "sebagai pemenang untuk merebut kemenangan." Warna putih merujuk kebiasaan kuno di mana sang pemenang menunggang kuda putih saat kembali dari medan perang. Selain itu, penunggang kuda putih di pasal ini bisa dilihat sebagai tiruan setan atas Kristus dan bala tentaranya yang menunggang kuda putih di Wahyu 19:11, 14. Wahyu 6 melukiskan otoritas Antikristus untuk menaklukkan, membunuh dan membuat umat Allah mati kelaparan, sehingga orang-orang Kudus di sorga memohon dengan sangat agar Allah campur tangan. Tetapi peran Antikristus ini ada batasnya. Di pasal 19, Kristus  yang menang itu melemparkan Antikristus dan nabi palsu ke dalam lautan api. Terakhir dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota mengimplikasikan bahwa Allah sebagai pemenang telah memberi batas kepada Antikristus. Tafsiran Kitab Wahyu - Simon J. Kistemaker - Momentum 2009 - hal 237-238

b.    Pasukan Persia. Pemerintah Romawi tidak pernah sepenuhnya menaklukkan pasukan Persia yang tinggal di daerah yang hari ini dikenal sebagai Iran dan Irak. Pada tahun 62M, pasukan Persia mengalahkan Romawi. Jenderal mereka bernama vologases dan tentaranya menunggang kuda putih dalam berperang. Mereka memakai busur dan panah sebagai senjata utama dan salah satu pemimpin mereka dipanggil Sang Pemenang. Istilah "tembakan Persia" masih dikenal sampai hari ini yang berarti tembakan yang jitu. Ibid.  hal 239

c.    Yesus. William Hendriksen mendaftarkan tujuh alasan mengapa Kristus adalah Sang Pemenang:

  1. Konteks mendukung penafsiran ini, karena Yohanes diminta, "Jangan menangis! Sesungguhnya singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang (5:5).
  2. Simbolisme warna di kitab Wahyu merujuk kepada Kristus, yang mengenakan mahkota emas (14:14). Verba mengalahkan, dengan dua perkecualian (11:7; 13:7) selalu merujuk kepada Kristus dan para pengikut-Nya.
  3. Pararel dengan Kristus yang menunggang kuda putih (19:11) begitu jelas. Kitab suci itu adalah panafsir bagi dirinya sendiri.
  4. Di sepanjang kitab Wahyu, Yohanes menyingkapkan rancangan bahwa Kristus adalah Dia yang telah menang, sedang menang dan akan menang.
  5. Di dalam Injil, Tuhan Yesus berkata bahwa Kristus dan pedang saling susul-menyusul (Mat 10:34), yang di kitab Wahyu dilambangkan dengan penunggang kuda merah yang diberi sebuah pedang (ay. 4).
  6. Mazmur Mesianik (Mzm 45:3-5) menyebutkan bahwa Kristus maju dalam kemenangan dan anak-anak panah-Nya yang tajam menembus jantung musuh-musuh-Nya.
  7. Perikop tentang keempat kuda yang berpararel (Za 1:8) secara tidak langsung menunjukkan bahwa penunggangnya adalah malaikat Tuhan. Ibid.  hal 240
Semua ini merupakan bahan faktual yang mendukung penafsiran bahwa Kristuslah sang penunggang kuda putih. Tetapi ada satu problem: bagaimana Kristus bisa merobek meterai pertama dan kemudian Ia sendiri datang menuruti panggilan makluk pertama? Meski Yohanes menyajikan sebuah gambaran, para penafsir harus berusaha menghindari konflik internal dalam gambaran meterai pertama ini. Karena itu, saya berpendapat Yesus yang disebut Firman Allah ini sedang mengutus Injil-Nya. Perhatikan bahwa dari mulut Kristus yang menunggang kuda putih itu keluar sebilah pedang tajam sebagai simbol penghakiman Allah dan Firman Allah (Wahyu 1:16, Wahyu 2:12, Wahyu 16, Wahyu 19:15 dan bdk. Efesus 6:17, Ibrani 4:12) . Pedang bermata dua melambangkan kuasa yang di satu sisi menghukum dan di sisi lain menyelamatkan. Selain itu, busur dan panah adalah alat perang untuk menyerang musuh dari jarak jauh. Ibid. hal 239-240

d.    Injil. Kristus mengutus Injil-Nya yang dalam sejarah gereja terbukti tidak pernah bisa dihentikan. Firman Allah tidak bisa dibelenggu (2 Tim 2:9). Firman Allah akan mencapai maksud-Nya (Yes 55:11), Firman ini akan mengalahkan dunia. Dalam teks Yunaninya, mengalahkan berbentuk present tense yang menunjukkan suatu aktivitas yang terus menerus, sementara verba menang menunjukkan suatu tahapan yang mengawali tindakan. Ibid. hal 241

Saya akui gambaran meterai pertama sama sekali tidak menyinggung tentang Injil Kristus, tetapi dalam ajaran Kristus tentang eskatologi yang berpararel dengan bagian ini, Tuhan berbicara secara tegas bahwa Injil kerajaan harus diberitakan ke pada semua bangsa (Mat 24:14; Mark 13:10). Di sana Tuhan Yesus juga berbicara tentang perang, kelaparan dan kematian; yang semuanya Yohanes catat dalam kaitan dengan keempat kuda itu. Berita Allah menimbulkan reaksi yang mengakibatkan pertentangan, perselisihan dan permusuhan. Ibid. hal 241

Penafsiran ini berakar dari gereja mula-mula. Pada abad ketiga Victorinus dari Pettau di Panonia (Hungaria) dalam tafsiran Wahyunya menulis: "Kuda putih adalah proklamasi Firman ke seluruh dunia dengan kuasa Roh Kudus. Tuhan berkata: Injil akan diberitakan ke seluruh dunia sebagai kesaksian bagi orang-orang  bukan Yahudi dan barulah tiba kesudahannya." Seperti terbukti di Kisah Para Rasul dan Sejarah Gereja, Firman Allah sedang meraih kemenangan . Injil adalah Pemenang dari awal hingga akhirnya. Ibid. hal 241

Saya akan memberikan beberapa catatan penutup. Yohanes menarik informasi bagi gambaran ini dari dua nubuat Zakharia. Nabi itu melihat seorang penunggang kuda merah, yang diikuti oleh kudah merah, merah jambu dan putih (Za 1:8). Dalam penglihatan lain, empat kereta kuda ditarik oleh kuda-kuda yang berbeda-beda warna: merah, hitam, putih dan berbelang-belang. Mereka diutus Tuhan menjelajahi bumi; kuda hitam ke utara, putih ke barat dan kuda berbelang-belang ke selatan (Za 6:1-6). Selain jumlah dan warna keempat kuda itu, tidak banyak lagi yang Yohanes ambil dari Zakharia. Kuda belang-belang muncul sebagai kuda pucat [LAI: hijau kuning] di kitab Wahyu dan urutan kuda-kuda di kitab Wahyu berbeda dari nubuat Zakharia. Tetapi dalam nubuatan Zakharia maupun kitab Wahyu, kuda dan penunggangnya pergi ke seluruh dunia untuk melaksanakan perintah Allah: kuda hitam pergi ke Tanah Utara (Babel) dengan kemenangan dan menentramkan Roh Allah (Za 6:8). Di kitab Wahyu, kuda dan penunggangnya pergi untuk merebut kemenangan, perang, kelaparan dan maut. Singkatnya, berita Yohanes lebih spesifik dari nubuat di Perjanjian Lama. Ibid. hal 241-242

Dari keempat kuda itu, hanya satu yang diberi nama, yaitu Maut (ay. 8). Ketiga kuda lain dijelaskan tetapi tidak diberi nama. Dari lukisan ini (putih, merah, hitam dan pucat [LAI: hijau kuning], penafsir harus menarik informasi terkait, tetapi tidak harus berupa nama. Lukisan ini melambangkan kekuatan, kondisi atau tindakan. Kuda merah adalah lambang perang, kuda hitam lambang kelaparan dan kuda pucat lambang suatu kuasa rohani. Ketiganya adalah kuasa negatif, tetapi kuda putih adalah kuasa positif. Saya menafsirkan kuasa ini sebagai kuasa Injil yang pergi untuk "menaklukkan dan merebut kemenangan." Baik mahkota maupun putih memperkuat lukisan positif ini. Terakhir, sebagai mana kitab Wahyu menyatakan kontras dari awal hingga akhir, di pasal ini aspek positif dari penunggang kuda pertama dikontraskan dengan aspek negatif dari ketiga penunggang kuda lain. Ibid. hal 242

Meterai Kedua: Kuda Merah

Ketiga kuda lain berikut penungganya melambangkan perang, kelaparan dan kematian. Rangkaian ini menggemakan pedang, kelaparan dan malapetaka dalam nubuat Yeremia, yang lima belas kali memakai ketiga rangkaian itu. Yohanes menguraikan setiap kuda berikut penunggang yang membawa ketiga bencana itu. Kita mulai dengan penunggang kuda merah. Ia melambangkan peperangan yang tak dibatasi oleh masa tertentu -  seperti misalnya akhir zaman -  tetapi yang merentang sejak zaman pembaca mula-mula hingga akhir zaman. Ibid. hal 242-243

a.    Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam. Jika putih adalah simbol kekudusan, kemurnian dan keadilan, maka merah melambangkan  darah yang tercurah dan merujuk kepada peperangan . Bahasa Yunani pyr (api) terkait dengan pyros yang berarti merah padam. Bentuk turunannya muncul di sini dan dalam uraian tentang naga merah padam yang bertekad menumpahkan darah dan berperang (wahyu 12:3). Kitab Wahyu melukiskan konflik antara Allah melawan Iblis, Kristus melawan Antikristus dan Roh Kudus melawan Nabi Palsu. Saat Injil diberitakan di tempat-tempat baru, pertentangan ini akan nyata dan penumpahan darah kerap harus terjadi. Tuhan sendiri berkata, "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang." (Mat 10:34). Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang.... Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. (mat 24:6-7). Ibid hal 243

b.    Dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi. Para penerjemah umumnya menyisipkan otoritas atau kuasa untuk melengkapi konsep "mengambil damai sejahtera dari atas bumi" Secara harfiah teks ini berbunyi, "Kepadanya dikaruniakan untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi" (NASB). Penunggang kuda merah itu mempersonifikasikan kejahatan yang melawan Allah, firman Allah dan umat Allah. Di manapun ia masuk, lenyaplah damai sejahtera. Perlawanan terhadap berita dan ajaran Injil kerap menimbulkan konflik serius di dalam keluarga: dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya. (Matius 10:34; lihat juga Lukas 12:49-53). Tetapi kejahatan itu tidak berotoritas pada dirinya sendiri; Allah-lah yang mengaruniakan otoritas kepada kejahatan untuk mengambil damai sejahtera. Allah yang mengendalikan dan memberi batasannya; dalam tangan-Nya terletak kendali atas semua urusan manusia. Ibid hal 243

c.    "Sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar" Siapakah orang-orang yang mengangkat senjata dan saling membunuh ini? Ada beragam penafsiran: Perang di sepanjang zaman, perang saudara, orang Kristen yang dibunuh, orang Kristen yang saling membunuh dan para musuh Allah. Ada bukti-bukti bahwa bagian ini merujuk kepada pembantaian umat Allah. Kata sembelih muncul delapan kali di kitab Wahyu, satu kali menyinggung binatang yang kepalanya luka parah (wahyu 13:3). Ayat-ayat lain yang merujuk pembantaian Anak domba dan para pengikut-Nya adalah: Ibid hal 244

Ada dua hal yang saya amati: (1) Meski pembantaian orang Kristen dibuktikan oleh fakta-fakta sepanjang zaman dalam konflik rohani yang terus terjadi, namun rujukan pedang yang besar di ayat ini tidak mengecualikan peperangan yang bersifat umum. (2) Menurut Yohanes, selain para nabi dan orang Kudus, ada pula orang-orang lain yang dibunuh (Wahyu 18:24. Jika teks itu sendiri tidak jelas, maka sebaiknya kita jangan bersandar pada kemungkinan atau perspektif dogmatik. Ibid hal 244

Meterai Ketiga: Kuda Hitam

Kuda ketiga berwarna hitam, yang melukiskan kelaparan, seperti yang diilustrasikan oleh timbangan untuk mengukur berat makanan dan tingginya harga gandum dan jelai. Allah berkata kepada bangsa Israel: Jika Aku memusnahkan persediaan makananmu, maka sepuluh perempuan akan membakar roti di dalam satu pembakaran. Mereka akan mengembalikan rotimu menurut timbangan tertentu, dan kamu akan makan, tetapi tidak menjadi kenyang. (Im 26:26; lih. Juga Yeh 4:16). Ibid hal 245

Berbeda dari dua pemandangan sebelumnya, ada suara yang membawa suatu pesan. Suara ini mungkin tidak berasal dari makhluk ketiga saja tetapi dari keempat makhluk dengan suara bulat. Pemaparan Yohanes tidak jelas, karena ia berkata "seperti ada suara di tengah-tengah keempat makluk itu" Menurut Lenski, frasa "di tengah-tengah" tidak bersifat tempat tetapi relasional, tetapi jika keempat makluk itu ada di sekeliling takhta, maka suara itu pastilah berasal dari Anak Domba atau Allah yang ada di tengah-tengah keempat makluk itu. Dari Dia yang duduk di takhta terdengarlah berita tentang kelaparan, yang kerap muncul dalam Alkitab (2 Raj 8:1; Mzm 105:16; Yes 14:30; Yer 18:21; 24:10; 27:8; 34:17; 42:16; Yeh 5:17; Am 8:11). Allah yang kerap memperingatkan umat-Nya akan kelaparan, sekarang kembali memberitakan tentang kurangnya persediaan makanan. Ibid hal 245

Allah berkata "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu." Ia memaparkan empat jenis makanan yang persediaannya kurang: gandum, jelai, minyak dan anggur. Ukuran yang dipakai (dari kata Yunani choinix, yang di Perjanjian Baru hanya muncul di ayat ini) adalah ukuran kering, sering dipakai untuk menimbang bulir padi, hampir setara dengan secupak." Harga sedinar bagi secupak gandum sangatlah mahal. Perumpamaan tentang pekerja di kebun anggur menyatakan bahwa sedinar adalah upah harian seorang pekerja (Mat 20:2). Jika satu dinar hanya bisa membeli secupak gandum yang setara dengan sepotong roti, maka seorang pekerja tidak bisa memberi makan keluarganya dengan upah harian. Ia bisa membeli tiga cupak jelai dengan harga yang sama, tetapi jelai kurang zat perekatnya, yaitu zat protein di dalam gandum yang membuat adonan bisa menyatu. Jelai umumnya dipakai untuk makanan hewan. Pada akhir pengepungan Samaria di masa nabi Elisa, sesukat tepung terbaik berharga sesyikal dan dua sukat jelai berharga sesyikal (2 Raj 7:1, 16, 18). Yesus melipatgandakan lima roti jelai untuk memberi makan lima ribu orang laku-laki belum termasuk wanita dan anak-anak (Yoh 6:9; lih. Juga Mat 14:21). Jika pekerja harus membayar satu dinar untuk secupak gandum, maka ia hampir tidak bisa membuat dirinya tetap hidup dan tidak ada sisa uang untuk membeli makanan lain. Ibid hal 245-246

Pertanyaannya, apakah orang atau alam, yang dilambangkan oleh kuda hitam ini, yang dilarang merusak minyak dan anggur? Menurut beberapa teolog, orang kaya bisa membayar minyak dan anggur sementara orang miskin harus menanggung akibatnya. Tetapi minyak dan anggur merupakan bahan pokok yang umum pada masa Yohanes: Minyak dipakai untuk memasak dan anggur adalah minuman sehari-hari. Mengapa orang kaya merusakkan bahan pokok ini? Jadi larangan ini lebih baik dikaitkan dengan alam. Dengan kata lain, perintah ini menjadi "batasan bagi malapetaka yang Tuhan tetapkan." Ibid hal 246

Meterai Keempat:kuda pucat

a.    Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda pucat (LAI: hijau kuning) dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Di teks Yunaninya, kuda keempat ini berwarna hijau pucat (pale green). Penerjemah kerap mengabaikan kata hijau sementara yang lain menjelaskan pucat sebagai sakit atau seperti mayat. Warna hijau kuning (Yun.  Chloros) melukiskan kematian dan pembusukan yang menimbulkan jijik. Lukisan kuda hijau kuning ini melambangkan maut. Ibid hal 247

Perhatikan dari empat penunggang kuda, hanya penunggang kuda keempat yang memiliki nama: Maut. Beberapa penafsir menyebutnya wabah penyakit berdasarkan  Wahyu 2:23, dimana kata Yunani thanotos (maut) bisa diterjemahkan menjadi "penyakit". Tetapi Maut di sini memiliki lingkup yang lebih luas dari sekadar wabah penyakit. Ia membunuh dengan pedang, kelaparan, penyakit dan binatang buas. Ibid hal 247

Maut disertai oleh Kerajaan Maut (Hades), meski tidak menunggang kuda lain (lih. Wahyu 1:18; 20:13-14). Ia tidak harus mengendarai kuda yang sama atau berjalan di samping Maut; baik Maut maupun Hades melambangkan akhir kehidupan dan keberadaan yang terpisah dari Allah (bdk. Hos 13:14). Kitab Wahyu menyebut keduanya sebagai sekutu: yang satu mengikuti yang lain. Di teks Yunaninya, kata okolouthein (mengikuti) berbentuk imperfect dan menunjukkan aktivitas Hades yang terus menerus. Di manapun maut menyerang, Hades mengumpulkan korban-korbannya. Hades bukan kuburan, karena semua orang yang mati sebelum Tuhan datang kembali akan menjadi debu. Hades adalah tempat dikumpulkannya jiwa orang yang tidak percaya, sementara jiwa orang percaya berada bersama Kristus di sorga (lih. Wahyu 1:8). Ibid hal 247

b.    Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi. Kata diberikan merujuk kepada Allah sebagai yang memberikan otoritas. Orang percaya dihibur karena mereka tahu Allah sepenuhnya memegang kendali bahkan saat seperempat penduduk bumi binasa (bdk. Wahyu 9:18, di mana sepertiga penduduk bumi dibunuh). Mereka adalah milik Allah, telah ditebus oleh Anak domba (Wahyu 5:9; 7:14-15) dan diselamatkan. Tetapi Maut dan Hades membunuh dan mengumpulkan berjuta-juta manusia dengan berbagai cara yang mengerikan: (1) kekerasan, melalui senjata pemusnah individu maupun masal; (2) kelangkaan makanan yang mendatangkan kematian secara bertahap; (3) Wabah penyakit yang merajalela; (4) binatang buas. Yohanes meminjam nubuat Perjanjian Lama: Ibid hal 248

Bengcu Menjawab


Handai taulan sekalian, melihat reputasi dan penghargaan yang didapatnya serta penerbit yang menerbitkan bukunya dalam bahasa Indonesia, maka tak dapat diragukan lagi bahwa apa yang diajarkan oleh Simon J. Kistemaker Ph.D harus diakui sebagai ajaran Teologi Reformed atau Teologi Reformed Injili. Atas dasar itulah, selanjutnya saya akan menyebut ajaran Simon J. Kistemaker Ph.D sebagai ajaran Teologi Reformed.
  1. Kitab Tujuh Meterai hanya mencatat hal-hal yang meliputi periode antara kenaikan Kristus dan kedatangan-Nya kembali.
  2. Kitab Tujuh Meterai bukan catatan urut-urutan sejarah atau kronologis peristiwa.
Menurut saya, kedua hal tersebutlah kesalahan utama Teologi Reformed sehingga kehilangan kesempatan untuk memahami Kitab Tujuh Meterai dengan benar. Seharusnya para Teolog Reformed menyadari bahwa kitab Wahyu bukan kitab nubuatan namun kitab Sejarah Kerajaan Allah. Menyatakan catatan Sejarah Kerajaan Allah di dalam Kitab Tujuh Meterai tidak sistematis atau kronologis benar-benar suatu kesalahan fatal yang mengenaskan.

Kitab Kehidupan dan Kitab Tujuh Meterai

Di dalam kitab Wahyu kita menemukan keberadaan dua kitab yaitu: Kitab Kehidupan dan Kitab Tujuh Meterai. Kitab Kehidupan berisi nama-nama manusia yang diselamatkan alias manusia-manusia pilihan dari generasi ke generasi. Apabila Yohanes membaca Kitab Kehidupan pada saat di sorga, maka dia akan mendapati:

1.    Nama orang-orang yang telah dilahirkan dan mati
2.    Nama orang-orang yang telah dilahirkan dan sedang menjalani hidupnya
3.    Nama  orang-orang yang belum dilahirkan ke dunia

Kitab Tujuh Meterai adalah kitab sejarah alam semesta. Ketika Anak Domba membuka meterainya, Kitab Tujuh Meterai berisi catatan:

1.    Sejarah alam semesta yang telah terjadi.
2.    Sejarah alam semesta yang sedang terjadi.
3.    Sejarah alam semesta yang akan terjadi.

Meterai keenam menyegel kisah penghakiman dan pembalasan dunia oleh Allah. Penghakiman oleh Allah sudah terjadi ketika Yesus Kristus disalib, itu berarti mustahil meterai pertama hingga kelima mencatat nubuatan yang periodenya antara kenaikan Kristus dan kedatangan-Nya kembali.

Jurus Tafsir 1001 Mimpi

Dari keempat kuda itu, hanya satu yang diberi nama, yaitu Maut (ay. 8). Ketiga kuda lain dijelaskan tetapi tidak diberi nama. Dari lukisan ini (putih, merah, hitam dan pucat [LAI: hijau kuning], penafsir harus menarik informasi terkait, tetapi tidak harus berupa nama. Lukisan ini melambangkan kekuatan, kondisi atau tindakan. Kuda merah adalah lambang perang, kuda hitam lambang kelaparan dan kuda pucat lambang suatu kuasa rohani. Ketiganya adalah kuasa negatif, tetapi kuda putih adalah kuasa positif. Saya menafsirkan kuasa ini sebagai kuasa Injil yang pergi untuk "menaklukkan dan merebut kemenangan." Baik mahkota maupun putih memperkuat lukisan positif ini. Terakhir, sebagai mana kitab Wahyu menyatakan kontras dari awal hingga akhir, di pasal ini aspek positif dari penunggang kuda pertama dikontraskan dengan aspek negatif dari ketiga penunggang kuda lain. Ibid. hal 242

Kitab Wahyu bukan buku 1001 mimpi. Buku 1001 mimpi bebas ditafsirkan dengan jurus 1001 tafsir mimpi, namun kitab Wahyu tidak boleh ditafsirkan sama sekali namun harus dipahami. Menafsirkan kitab wahyu dan memahaminya adalah dua hal yang berbeda. Ketika menafsirkan, anda hanya mencomot sesuatu lalu membangun argumentasi guna menghubungkan isi kitab Wahyu dengan sesuatu yang anda comot tersebut. Ketika mencoba untuk memahami kitab Wahyu, anda menganalisanya guna menarik kesimpulan yang logis dan sistematis serta teruji karena didukung oleh fakta-fakta.

Simon J. Kistemaker Ph.D menafsirkan: Penunggang kuda putih adalah "kuasa Injil yang pergi untuk "menaklukkan dan merebut kemenangan." Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, menurut saya tafsiran demikian benar-benar mengenaskan. Kalimat tersebut tidak lebih dari slogan kosong belaka. Apa yang dia maksudkan dengan Kuasa Injil? Apakah kuasa Injil bisa memegang panah dan memakai mahkota? Apakah pada hari Tuhan nanti, semua lutut akan bertekuk kepada kuasa Injil? Benar-benar menyebalkan.

Simon J. Kistemaker Ph.D menafsirkan: Kuda merah adalah lambang perang. Penunggang kuda merah itu mempersonifikasikan kejahatan yang melawan Allah, firman Allah dan umat Allah. Di manapun ia masuk, lenyaplah damai sejahtera. Handai taulan sekalian, anda pernah melihat kejahatan gentayangan sambil menghunus sebuah pedang yang besar?

Simon J. Kistemaker Ph.D menafsirkan: Kuda hitam lambang kelaparan. Kuda ketiga berwarna hitam, yang melukiskan kelaparan, seperti yang diilustrasikan oleh timbangan untuk mengukur berat makanan dan tingginya harga gandum dan jelai. Handai taulan sekalian, anda pernah melihat kelaparan gentayangan sambil membawa timbangan lalu mengukur berat makanan dan tingginya harga gandum dan jelai?

Simon J. Kistemaker Ph.D menafsirkan: Kuda pucat lambang suatu kuasa rohani. Lukisan kuda hijau kuning ini melambangkan maut. Handai taulan sekalian, anda pernah melihat maut atau kematian gentayangan membunuhi orang dengan penyakit dan perang serta kelaparan?

•    Penunggang kuda merah bukan penunggang kuda hitam
•    Penunggang kuda merah bukan penunggang kuda hijau kuning.
•    Penunggang kuda hitam bukan penunggang kuda hijau kuning.
•     Tiga penunggang kuda yang berbeda dengan tiga kuasa yang berbeda. 

Itulah kenyataan tentang penunggang kuda kedua, tiga dan empat yang mustahil disangkal kebenarannya.

•    Penunggang kuda merah = Perang
•    penunggang kuda hitam = kelaparan
•    penunggang kuda hijau kuning = maut = kematian
 
Daftar Kuasa apa yang dimiliki penunggang kuda hijau kuning:

1.    membunuh dengan pedang – kuda merah
2.    membunuh dengan kelaparan – kuda hitam
3.    membunuh dengan sampar
4.    membunuh dengan binatang-binatang buas yang di bumi

Apabila Simon J. Kistemaker Ph.D konsisten, bukankah seharusnya dia mengajarkan bahwa pada hakekatnya, penunggang kuda merah dan penunggang kuda hitam adalah penunggang kuda hijau kuning? Bukankah seharusnya dia mengajarkan bahwa Allah lebai (berlebihan) karena apa yang bisa digambarkan dengan satu penunggang kuda kok dijelaskan dengan tiga penunggang kuda? Bo kang co! (nggak ada kerjaan!).

Handai taulan sekalian, apa yang dilakukan oleh Simon J. Kistemaker Ph.D, itulah yang saya sebut menafsirkan dengan jurus tafsir 1001 mimpi. Apa yang dia lakukan tidak lebih dari apa yang dilakukan oleh dukun togel ketika menafsirkan mimpi-mimpi para pecandu togel dengan panduan buku tafsir 1001 mimpi. Dia memang memberikan argumentasi namun hanya sekedar cukup untuk menghubungkan yang ditafsirkan dan tafsirannya. Benar-benar mengenaskan. Namun, itulah ajaran Teologi Reformed.

Apabila ajaran demikian dipertanyakan, banyak Teolog Reformed yang akan meradang lalu mengajarkan bahwa kitab Wahyu tidak boleh dipahami secara literal namun harus dipahami secara figuratif. Kitab wahyu memang sulit untuk dipahami dengan akal itu sebabnya harus dipahami secara rohani. Alkitab harus dipahami secara rohani. Yang lain lagi akan berkotek, "konteks, konteks, konteks!" Mereka akan mengajarkan bahwa yang dipahami dan diajarkan oleh Simon J. Kistemaker Ph.D adalah pemahaman yang benar sesuai konteks. Yang lain bahkan benar-benar tolol karena mengajarkan, "bila yang diajarkan oleh Simon J. Kistemaker Ph.D salah, mustahil dia berbuah lebat." Ha ha ha ha ha 

Prinsip Dasar Memahami Empat Penunggang Kuda Kitab Wahyu

Handai taulan sekalian, ketika mempelajari Alkitab, dari generasi ke generasi orang-orang Kristen lebih suka melewati jalan pintas. Ketika mempelajari Kitab Tujuh Meterai, orang-orang Kristen lebih suka membaca buku dari pada menyelidikinya sendiri di Alkitab. Setelah mendapatkan pengetahuan tentang Kitab Tujuh Meterai dan Empat Penunggang Kuda Kitab Wahyu dari buku, alih-alih mengujinya, mereka justru langsung mengimaninya sebagai kebenaran. Ketika keyakinannya tentang Empat Penunggang Kuda Kitab Wahyu dan Kitab Tujuh Meterai dipertanyakan, alih-alih mengujinya mereka justru hanya memikirkan cara untuk mempertahankan keyakinannya  dan menyerang apa yang diajarkan orang yang mempertanyakan itu. 

Karena yakin bahwa Alkitab sudah selesai dipahami, itu sebabnya para Teolog Reformed berhenti menggali. Karena yakin bahwa yang diketahuinya pasti benar, itu sebabnya para Teolog Reformed berhenti menguji. Saya melihat, yang dilakukan sebagian besar mahasiswa, sarjana maupun dosen teologi generasi ini, bukan menggali Alkitab namun mencari tahu siapa saja yang sudah menggalinya? Alih-alih menguji suatu ajaran mereka justru mencari cara termudah untuk meyakini apa yang dipelajarinya. Itu sebabnya, buku teologi yang dianggap bagus dalam generasi ini adalah yang penuh dengan catatan kaki. Makin banyak catatan kakinya makin dinilai bagus kualitasnya. Nampaknya, itulah juga yang terjadi dengan Simon J. Kistemaker Ph.D, sehingga dia mengabaikan prinsip-prinsip dasar ketika mempelajari Kitab Tuju Meterai. Inilah prinsip-prinsip dasar itu:

Keempat penunggang kuda kitab Wahyu masing-masing memiliki kuasa yang berbeda-beda. Yang berkuasa karena diberi kuasa adalah penunggangnya, bukan kudanya.  Yang bisa memiliki kuasa dan melakukan hal sesuai dengan kuasa yang dimilikinya hanya makluk hidup yang memiliki akal budi dan kehendak. Yang tidak hidup tidak bisa memiliki kuasa. Yang hidup namun tidak berakal budi, mustahil melakukan hal sesuai kuasanya.

Berita Injil bukan makluk hidup. Kuasa Injil bukan makluk hidup. Perang, kelaparan, kejahatan dan kematian juga bukan makluk hidup itu sebabnya, mustahil memiliki kuasa apalagi melakukan hal-hal sesuai dengan kuasanya. Itu sebabnya, kuasa Injil, perang, kelaparan, kejahatan dan kematian mustahil menjadi keempat penunggang kuda kitab Wahyu.

Keempat penunggang kuda kitab Wahyu berkuasa atas bumi; berkuasa atas manusia. Itu sebabnya keempatnya boleh disebut empat penguasa dunia. 

Penunggang kuda putih memiliki mahkota, itu berarti Dia adalah Raja. Dia menjadi Raja sejak semula. Itu sebabnya Dia disebut Pemenang. Dia akan merebut kemenangan, itu berarti pada akhirnya Dia akan kembali menjadi Pemenang. Menjadi pemenang juga berarti mengalahkan ketiga penguasa dunia lainnya.    

Handai taulan, minimal, itulah prinsip-prinsip dasar yang mustahil disangkal ketika seseorang mencoba untuk memahami Kitab Tujuh Meterai guna mengenal Empat Penunggang Kuda Kitab Wahyu. 

Penunggang Kuda Putih Adalah Firman Alias Yesus Kristus 

Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan. Wahyu 6:2

Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak,  seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. Wahyu 19:6


supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa! Filipi 2:10-11


Karena ada tertulis: "Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut  di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah." Roma 14:11

Handai taulan sekalian, siapakah yang maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan? Mustahil menyangkal bahwa Dia adalah Yesus Kristus alias Tuhan Yesus. Ketika semuanya genap, segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi bertekuk lutut kepada-Nya dan memuliakan Allah. Yang ada di langit adalah Allah dan malaikat, yang ada di bumi adalah manusia sementara yang ada di bawah bumi adalah Maut dan arwah-arwah yang masuk neraka. Karena Allah pun bertekuk lutut kepada-Nya, mustahil Dia bukan maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.

Sebelum menjadi manusia, Yesus Kristus adalah Firman alias Logos alias TUHAN Allah alias Malaikat TUHAN.

Kuda adalah lambang dunia. Kuda putih artinya kuda yang belum berwarna atau belum diwarnai. 

Penunggang Kuda Merah Adalah Adam – Sebelum Berdosa

Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.  Wahyu 6:4

Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 1:27

Siapakah yang diberi kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar? Handai taulan sekalian, siapakah yang disebut DIA namun juga disebut MEREKA oleh Allah? Adam! Adam adalah DIA namun Adam juga adalah MEREKA. Adam adalah pribadi namun Adam juga adalah seluruh umat manusia.

Adamlah yang dikaruniai kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi. Setelah damai sejahtera diambil dari atas bumi, mereka; Adam dan Hawa, saling membunuh. Adam menipu Hawa untuk makan buah pengetahuan sementara Hawa memberikan buah pengetahuan untuk dimakan Adam. Mereka saling membunuh.

Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati." Kejadian 2:16-17 
Adakah pedang yang lebih besar dari pedang yang dalam sekali ayun membunuh seluruh umat manusia? Tidak ada. Itu berarti pedang yang diberikan kepada Adam adalah pedang terbesar  di dunia. Pedang manakah itu? Kejadian 2:16-17, itulah pedangnya. Pedang yang dikaruniakan kepada Adam adalah Firman Tuhan, pedang yang mampu membunuh jiwa, bukan pedang besi yang hanya mampu membunuh tubuh.

orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. Yohanes 1:13

Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Yohanes 6:54

Kuda melambangkan dunia. Warna merah memang bisa berarti darah. Darah bisa berarti terluka, namun juga bisa berarti hidup. Merah juga bisa berarti amarah atau murka.  Namun di dalam hal ini menurut saya, kita harus meyakini apa yang diajarkan oleh Yohanes dalam kedua ayat tersebut di atas. Merah adalah darah dan darah adalah hidup.

Penunggang Kuda Hitam Adalah Allah Sang Hakim Dunia
 
Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Wahyu 6:5

Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu." Wahyu 6:6


Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi  dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Yohanes 3:17


Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman  itu seluruhnya kepada Anak, Yohanes 5:22

Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. Yohanes 5:27

Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. Yohanes 5:30


dan jikalau Aku menghakimi, maka penghakiman-Ku itu benar, sebab Aku tidak seorang diri, tetapi Aku bersama dengan Dia yang mengutus Aku. Yohanes 8:16


Timbangan gunanya untuk menimbang alias menghakimi. Allah adalah satu-satunya Hakim di alam semesta; di sorga, di dunia dan di kerajaan maut. Ketika Sang Hakim menghakimi, kehidupan manusia menjadi sulit. Hal-hal yang berguna untuk memuaskan manusia menjadi mahal. Suara siapakah yang terdengar dari tengah-tengah keempat makluk itu? Itu adalah suara Bapa-Nya Anak yang berkata-kata melalui Firman alias Logos. "Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu." Minyak gunanya untuk mengurapi sementara anggur akan memabukkan orang yang meminumnya. Tegakkan keadilan namun jangan merusak hak asasi manusia untuk mabuk. Hakimilah dengan Adil. Keadilan siapakah? Keadilan Bapa-Nya Anak. Siapakah Anak? Anak adalah Firman dan Allah; Logos dan Theos.

Lalu berkatalah Malaikat TUHAN kepada Iblis itu: "TUHAN kiranya menghardik engkau, hai Iblis! TUHAN, yang memilih Yerusalem, kiranya menghardik engkau! Bukankah dia ini puntung yang telah ditarik dari api?" Zakaria 3:2

Kuda adalah dunia alias manusia. Kuda hitam adalah puntung yang telah ditarik dari api. 

Penunggang Kuda Hijau Kuning Adalah Adam - Setelah Berdosa

Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi. Wahyu 6:8

Handai taulan sekalian, dari keempat penunggang kuda kitab Wahyu, penunggang kuda hijau kuninglah yang paling sulit untuk dipahami. Kita akan mengutip beberapa ayat agar mampu memahami penunggang kuda hijau kuning ini dengan benar.

Oleh sebab itu, pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya, karena engkau telah menghina Aku dan mengambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi isterimu. 2 Samuel 12:10

Aku akan mendatangkan kelaparan atasmu dan binatang-binatang buas di tengah-tengahmu, yang akan memunahkan anak-anakmu; sampar akan berkecamuk dan darah akan mengalir di tengah-tengahmu dan Aku akan mendatangkan pedang atasmu, Aku, TUHAN, yang mengatakannya. "Yehezkiel 5:17

Ya, beginilah firman Tuhan ALLAH: Jauh lebih dari itu, kalau Aku mendatangkan keempat hukuman-Ku yang berat-berat, yaitu pedang, kelaparan, binatang buas dan sampar, atas Yerusalem untuk melenyapkan dari padanya manusia dan binatang! Yehezkiel 14:21

•    Membunuh dengan pedang artinya perang saudara
•    Membunuh dengan  kelaparan dan sampar artinya hukuman dari Tuhan
•    Membunuh dengan binatang-binatang buas artinya perang antar bangsa.

Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Roma 6:23
Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam  sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang. Roma 5:14

Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. Roma 5:15

Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. 1 Korintus 15:22

Yang diikuti oleh kerajaan maut adalah manusia. Yang pertama kali diikuti oleh kerajaan maut adalah Adam. Adam adalah maut, manusia adalah Maut. Penunggang kuda hijau kuning adalah manusia berdosa alias Adam setelah berdosa.

Apa yang dimaksudkan dengan, "diberi kuasa atas seperempat dari bumi"? Kata "seperempat" di dalam Wahyu 6:8 diterjemahkan dari kata Yunani "tetartos" yang artinya "empat; keempat; seperempat" namun juga berarti "tiga; jam tiga"

Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air. Matius 14:25

Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka. Markus 6:8


Jawab Kornelius: "Empat hari yang lalu kira-kira pada waktu yang sama seperti sekarang, yaitujam tiga petang, aku sedang berdoa di rumah. Tiba-tiba ada seorang berdiri di depanku, pakaiannya berkilau-kilauan. Kisah Para Rasul 10:3

Handai taulan sekalian, mungkinkah yang dimaksudkan oleh Yohanes di dalam Wahyu 6:8 bukan seperempat bumi namun jam tiga? Mustahil! Ketika Matius dan Lukas menggunakan kata "tetartos" yang mereka maksudkan adalah jam tiga pagi.  Ketika Lukas menyebut jam tiga petang (Kisah Para Rasul 10:3), yang dia gunakan adalah "Ennatos" artinya jam sembilan atau jam tiga petang.  Untuk jam tiga petang, Matius juga menggunakan kata yang sama, "Ennatos".

Adapun makhluk yang pertama sama seperti singa, dan makhluk yang kedua sama seperti anak lembu, dan makhluk yang ketiga mempunyai muka seperti muka manusia, dan makhluk yang keempat sama seperti burung nasar yang sedang terbang. Wahyu 4:7

Lalu malaikat yang keempat meniup sangkakalanya dan terpukullah sepertiga dari matahari dan sepertiga dari bulan dan sepertiga dari bintang-bintang, sehingga sepertiga dari padanya menjadi gelap dan sepertiga dari siang hari tidak terang dan demikian juga malam hari. wahyu 8:12

Di dalam kedua ayat tersebut di atas, kata "ketiga" dan "sepertiga" diterjemahkan dari kata Yunani "tritos", bukan "tetartos". Yohanes adalah seorang yang sangat konsisten dalam penggunaan kata dan kalimat. Itu sebabnya, ketika menggunakan kata "tetartos", mustahil yang dia maksudkan adalah "tritos".

Bumi terdiri dari: alam, tumbuhan, binatang, manusia. Menurut jenisnya, manusia adalah seperempat dari bumi, karena yang tiga perempat yang lain adalah: alam, tumbuhan, binatang. Mungkinkah itu yang dimaksudkan oleh kitab Wahyu? Mungkin! Namun bila anda menafsirkannya demikian, maka akan terlalu banyak pertanyaan yang harus dijawab dan ada banyak pertanyaan yang tidak terjawab.

Mungkinkah yang dimaksudkan bukan seperempat dari bumi namun seperempat jumlah manusia di bumi? Artinya, berkuasa untuk menggerakan seperempat dari jumlah manusia untuk membunuh. Bukankah Kain adalah seperempat dari bumi? Kain diberi kuasa untuk menggerakan seperempat dari dunia untuk membunuh. Apabila anda menafsirkannya demikian, itu berarti satu dari empat orang yang anda temui adalah pembunuh atau memiliki kuasa untuk membunuh. 

Handai taulan sekalian, apa yang dimaksudkan dengan "Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh"? Apakah menerjemahkan "tetartos" menjadi "seperempat" sudah tepat? Mungkinkah terjemahan yang benar adalah "Keempat" bukan "seperempat"? Menurut saya, terjemahan yang tepat adalah "keempat" bukan "seperempat."

Bumi pertama dikuasai oleh Penunggang kuda putih. Bumi kedua dikuasai oleh penunggang kuda merah. Bumi ketiga dikuasai oleh Penunggang kuda hitam. Bumi keempat ditunggangi oleh penunggang kuda hijau kuning. Penunggang kuda hijau kuning berkuasa atas bumi keempat, bukan atas seperempat bumi. Menurut saya, itulah pemahaman yang benar. 

Misteri Sang Penunggang Kuda

Handai taulan sekalian, saya belum pernah menemukan sumber pustaka yagn membahas tentang hal ini. Mungkin hal itu terjadi karena para teolog menganggapnya bukan hal yang penting. Namun, menurut saya, hal ini sangat penting. Saya sering berkata, "Saya percaya, para penulis Alkitab menulis Alkitab seperti seorang penulis novel. Semua kata-kata yang digunakannya dipilih secara hati-hati dan digunakan secara konsisten, disusun menjadi kalimat-kalimat menurut tatabahasa yang benar. Mereka menulis secara sistematis, terperinci, akurat, logis dan konsisten di bawah pimpinan Roh Kudus dengan tujuan agar yang membacanya dapat memahami apa yang ditulisnya dengan mudah dan gamblang serta benar. Menurut saya, seharusnya kita membaca Alkitab seperti para penulis ketika menulisnya yaitu: Sistematis, terperinci, akurat, logis dan konsisten di bawah pimpinan Roh Kudus. Dengan keyakinan demikianlah saya berkata bahwa saya belajar untuk membaca Alkitab seolah membaca novel. Tidak menafsirkan namun berusaha memahami yang tertulis apa adanya dengan benar." Pada kesempatan ini kita kembali dihadapkan pada kenyataan yang saya percayai tersebut.  

Frasa "orang yang menungganginya" di dalam Wahyu 6:2 (penunggang kuda putih) dan Wahyu 6:5 (penunggang kuda hitam) diterjemahkan dari kata Yunani "kathemai", artinya: yang menduduki; yang menunggangi. Sementara itu, frasa "orang yang menungganginya" di dalam Wahyu 6:4 (penunggang kuda merah) dan Wahyu 6:8 (penunggang kuda hijau kuning) diterjemahkan dari frasa Yunani "autos kathemai".  Autos artinya "orang; dia; mereka".  

Penunggang kuda putih adalah Firman alias Logos. Penunggang kuda hitam adalah Allah alias Theos. Logos dan Theos, bukan manusia, artinya berbeda jenis dengan manusia dan memiliki kasta yang berbeda dengan manusia, Itu sebabnya Frasa "orang yang menungganginya" di dalam Wahyu 6:2 dan Wahyu 6:5 diterjemahkan dari kata Yunani "kathemai", artinya: yang menduduki; yang menunggangi.

Penunggang kuda merah adalah Adam alias manusia sebelum berdosa, penunggang kuda hijau kuning adalah Adam alias manusia setelah berdosa. Adam adalah orang alias manusia yang memiliki kasta atau jenis sama seperti Yohanes, itu sebabnya frasa "orang yang menungganginya" di dalam Wahyu 6:4 diterjemahkan dari frasa Yunani, "autos kathemai". Autos artinya "orang; dia; mereka". "Kathemai" artinya yang  menungganginya, sementara "autos kathemai" berarti "dia yang menungganginya adalah seseorang seperti kita; sesama kita; manusia seperti kita."

Kathemai VS autos kathemai. Walaupun nampak sepele, namun setelah dipahami mustahil menyepelekannya lagi. Karena memahami hal sepelelah maka kita memahami hal yang besar.

Rabu, 20 Maret 2013

perang dunia ke 3 (perkiraan)

ramalan igor panarin


RAMALAN TENTANG TERJADINYA PERANG DUNIA KE 3 DAN PETA POLITIK GLOBAL



Pengamatan ini berbasis asumsi, bahwa jika Amerika Serikat (AS) dan para sekutunya memaksakan kehendak menjalankan roadmap (peta jalan) penaklukan dunia via Jalur Sutra (Timur Tengah dan Afrika Utara) sesuai paparan Wesley Clark (2005) di Pentagon dahulu, maka izinkanlah saya [Igor Panarin *] membuat analisa kecil-kecilan dan GARIS BESAR ke depan perihal “peta politik global” dekade 2012 dan tahun berikutnya. Namun bila AS dan sekutu mundur dari Jalur Sutra, maka sudah barang tentu ramalan ini pun gugur dengan sendirinya.

Adapun prakiraan tersebut adalah sebagai berikut :[ 1 ]. Syria dan sekitarnya bakal menjadi pemicu sekaligus proxy war(lapangan tempur) Perang Dunia (PD) III di Abad 21 antara AS dan sekutu [ NATO, ISAF, P-GCC, IDF dll ] Versus Syria, Iran, Hizbullah dibantu oleh Rusia, Cina, Venezuela, Kuba dan lainnya.[ 2 ]. Israel bakal hancur lebur, bahkan mungkin terhapus dari peta dunia, lalu digantikan oleh Hamas-Fatah, atau Pemerintahan Palestina Baru yang lebih kondusif dan konstruktif bagi Dunia Arab dan sekitarnya.[ 3 ]. US Dollar tak lagi dipercaya dan tidak digunakan oleh dunia. Uniknya, sikap “menolak dolar” ini justru dipelopori Cina dan bahkan Jepang itu sendiri selaku sekutu dekat AS di Asia (aneh dan fenomenal?). Dolar kembali ke negeri asalnya. Inilah “tsunami dolar” yang diperkirakan menjadi momentum munculnya revolusi sosial di negeri Paman Sam. Skenario keruntuhan Dinasti Amerika ditandai dengan merebaknya rusuh massa dimana- mana, dan niscaya AS terpecah – belah menjadi beberapa negara merdeka sebagaimana yang saya ramalkan dan saya katakan di beberapa media, kata ilmuwan politik Rusia ini. Sebabnya ada beberapa “kekuatan luar” yang masuk juga berkepentingan dalam revolusi tersebut.
[ 4 ]. Uni Africa semakin kokoh membentuk kekuatan tersendiri (new emerging force) yang mempunyai bargaining position tinggi di dunia, terutama terhadap Dunia (Uni) Eropa dan sekitarnya dalam koridor lain serta kepentingan selain militer (asimetris).

[ 5 ]. Keruntuhan AS mengakibatkan hubungan antar negara di Asia khususnya Asia Tenggara lebih mesra dan soft dibanding era sebelum-sebelumnya baik formal maupun forum non formal, terutama pihak-pihak sering bertikai seperti Malaysia – Indonesia. Malaysia tak lagi berani menebar “provokasi”-nya di perairan Indonesia dikarenakan pudarnya peran International Security Assistance Force (ISAF), andalannya beberapa dekade lalu.

[ 6 ]. Sikap Singapura pun berubah “sopan” sebab keangkuhannya selama ini ternyata didukung oleh super power AS dan para adidaya Barat lainnya, serta menganggap seolah-olah dirinya adalah “Israel”-nya Asia.

[ 7 ]. Bagaimana dengan Indonesia ? Diperkirakan Indonesia akan bangkit dari keterpurukannya selama ini. Hal terpuruknya Indonesia disebabkan sikapnya yang selalu tunduk kepada Amerika, padahal jika negara ini tahu sedikit saja akan posisi dan potensinya maka akan menjadi negara yang sangat mandiri dan maju. Tapi bersamaan dengan keruntuhan Amerika dan Eropa negara ini akan menemukan kembali kapabilitasnya. Entah dengan cara apa dan bagaimana. Maka ibarat putri raja bangun dari tidur panjang, melenggang tanpa bersolek pun tetap mempesona dunia. Apalagi setelah ia tanggalkan segala ujud dan bentuk kemasan (ideologi) kapitalisme yang pernah melingkarinya. Di awal kebangkitan, Indonesia mutlak bersikap keras lagi tegas, terutama terhadap organisasi massa (ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang selama ini gencar mempromosikan isue aktual [ demokrasi, HAM, kebebasan ] yang pada dasarnya hal itu menginduk kepada Amerika dan sekutu baratnya, ataupun terikat dengan kontrak jaringan LSM asing. Diyakini akan ada langkah-langkah audit oleh lembaga negara atas kebijakan pemerintah secara ketat, cermat lagi teliti atas aliran dana yang selama ini dinikmati oleh segelintir oknum individu, ormas dan LSM ‘komprador’ asing tersebut.

Tetapi, ramalan tetaplah ramalan. Hukumnya boleh percaya boleh tidak. Artinya jangan sekali-kali diyakini sepenuh hati. (deleteisrael/Global Research Institute )

* Igor Panarin adalah ilmuwan asal Rusia dan pengamat politik dunia. Selama ini banyak diantara hasil pengamatannya yang menjadi kenyataan.

pesan untuk pentagon


Stockholm - Swedia, Para hacker-hacker TOP Dunia yang PRO dan Membantu Wikileaks dalam Mengumpulkan Data-data Intelijen Israel Akhirnya Menemukan Fakta Yang Sangat Membuat Umat Manusia di Dunia harus Waspada.

ISI Data Tersebut :
'' Untuk Pentagon, kami Telah Siap Untuk Memulai Pecahnya Perang Dunia ke-3, Pertama Langkah kita untuk Memicunya adalah dengan Menyerang Iran, Kedua Memprovokasi Korut dan Korsel, Ketiga Memprovokasi India dengan Pakistan,dan terakhir Kita Hancurkan Masjid AL-Aq'sha Lewat Bawah Tanah agar nanti bisa di bangun Haikal Sulaiman untuk di Tempati oleh Sang Juru Selamat kita si mata satu dalam rangka memerintah dunia dan Mempersiapkan diri dari Perlawanan Pasukan panji hitam yang nanti di pimpin oleh 2 orang yaitu Al-Mahdi dan Isa bin Maryam''.

'' For the Pentagon, we are ready to begin World War-3, First Steps we are to trigger it is by attacking Iran, Provoke Both : North and South Korea, Third : Provoking India with Pakistan, and last we destroy Masjid AL-Aq'sha Through the Underground that the future can get up to the Temple of Solomon occupied by our Saviour's eye in order to rule the world and of the Resistance forces Prepare a black banner that later led by two of the Al-Mahdi and Isa bin Maryam ''.
di alkitab wahyu
di alkitab sudah di jelaskan beberapa kejadian yang akan datang tepatnya di kitab wahyu 
perang dunia ke 3 akan terjadi dan setelah itu Tuhan Yesus akan memenjarakan iblis dan satan selama 1000 tahun dan Tuhan Yesus akan memerintah dunia selama 1000 tahun dan orang yang tidak menerimanya aku di lemparkan ke lubang api neraka yang penuh dengan belerang dan setelah 1000 tahun pemerintahan yang penuh akan damai iblis di lepaskan dan mulai menyesatkan manusia" lagi dan mengumpulkan prajuritnya lagi lalu menyerbu tenda" orang" kudus tetapi turunlah api dan belerang dari surga yang membakar hangus iblis" tersebut dan prajuritnya lalu tibalah pengadilan terakhir terhadap orang" yang melawan tuhan.

Tidak Lama Lagi, Perang Dunia ke-3 Akan Terjadi(copas dari tetangga)


Perang Dunia-3 (PD-3) meskipun semua kita tidak menghendakinya, dilain pihak para penguasa yang haus dengan kekuasaan terhadap kawasan regional dan global telah menciptakan benih-benih terjadinya PD-3 dalam waktu dekat ini.

Banyak sudah prediksi atau ekspektasi saat terjadinya PD-3 (peristiwa yang lebih mengerikan dari PD-1 dan PD-2) yang pada umumnya diprediksi akan terjadi pada tahun 2012. Ekspektasi tersebut bukan tanpa alasan sebab dapat dibuktikan secara logis berdasarkan perkembangan situasi politik, militer dan pengaruh ekonomi Global yang terjadi saat ini.

AS dan sekutunya. Tak heran, kini di Suriah sikap Rusia dan China adalah berkomitmen saling mengisi "kekuatan" mereka agar potensi AS dan sekutunya menuju cita-cita Globalisasi sedikitnya tidak semudah yang dibayangkan AS, NATO dan sekutu dekat AS.

Iran, telah mengirimkan 15 ribu pasukan elit dari divisi Quds untuk membantu tegaknya pemerintahan Suriah di bawah rezim Assad.

Rusia telah mengirimkan 36 kapal perang dan 120 pesawat tempur untuk Suriah dalam kontrak senilai $.550.000.000, sebagaimana dilaporkan oleh surat kabar Kommersant (24/1), mengutip sumber mereka pedagang senjata Rosoboronexport. Tentunya pemerintah Rusia menolak memberikan kebenaran berita tersebut karena sama halnya menentang terang-terangan embargo senjata yang diterapkan oleh PBB dan Uni Eropa terhadap Suriah.

Pasukan Suriah sendiri diberitakan telah berada pada posisi di perbatasan Israel. Meskipun tujuannya adalah untuk mengejar pasukan pembebasan suriah (FSA) namun posisi mereka di dataran tinggi Golan telah membuat Israel menyiapkan ratusan pasukan dan menebar ranjau-ranjau di perbatasan. Dalam prinsip hubungan internasional, menggelar pasukan dalam jumlah besar ke perbatasan negara lainnya dapat diartikan sebagai sebuah provokasi dan menantang.

Turki telah didesak oleh Uni Eropa agar dikeluarkan dari organisasi tersebut. Turki dianggap terlalu memanfaatkan organisasi itu untuk kepentingan politiknya ketimbang ekonominya terutama dalam memandang Israel sebagai musuh baru mereka, namun sebaliknya mulai merapat ke Iran.

China, telah memberikan signal pada AS bahwa mereka memiliki hubungan dengan Suriah dari era Hafiz al Assad (ayah Bashir al Assad). China berpendapat, Suriah adalah terminal dagang penting. Tentu China tidak akan melepas hancurnya Suriah begitu saja karena China melihat pemerintah Suriah yang baru nanti adalah berhaluan ke Barat.

Mesir, telah memperlihatkan sikap kurang bersahabat dengan Israel dan terindikasi menhancurkan perjanjian Camp David yang dirilis oleh mantan presdien Anwar Sadat, Jimy Carter dan Manachem Begin (1972). Banyak ekspektasi melihat bahwa usia perjanjian tersebut -dikaitkan dengan dominasi anti rezim Hosni Mobarak- akan segara tamat riwayatnya.

Rusia telah menegur Perancis akibat terlalu keras dan "berlebihan" menentang Rusia dalam sikapnya terhadap Suriah. Presiden Rusia Dimitri Medvedev sebagaimana dilansir dalam "Breaking News" Press TV (10/2) menulis ukuran besar betapa marahnya Rusia terhadap Sarkozi yang terus mengomel seperti Nyonya besar terhadap pembantu rumah tangganya yang berbuat salah.

India dan Pakistan akan terlibat perang rudal. India telah mendapat pasokan militer dari AS akan berada di atas angin karena unggul dalam kualitas teknologi. Sebaliknya Pakistan akan meminta bantuan Iran dan China serta Rusia.

Iraq kembali bergolak. Kelompok perlawanan yang hancur dalam pendudukan AS akan muncul kembali melawan pemerintahan bentukan AS. Kelompok perlawanan tersebut dari berbagai lapisan yang bertujuan menggulingkan pemerintahan bentukan AS.

Afghanistan kembali marak. Kelompok Al-Qaeda dan Taliban akan berjuang bersama-sama mengguling pemerintahan bentukan AS. Setalah itu antara Talbiban dan Al-qaeda akan terlibat "adu jotos" . Kondisi ini jelas memperburuk kawasan Pakistan, Iran, Irak dan Afghanistan sendiri.


Korea Utara jelas beraliansi dengan Suriah. Menurut Fidel Castro, AS cepat atau lambat pasti akan menyerang Korut. Israel menduga bahwa Korea Utara telah memberikan bantuan penting pada program rudal Iran dan Suriah.

Sikap Mesir kali ini lebih memihak kepada rezim Assad telah membuat opisisi Suriah dan Barat sedikit kuatir dengan Mesir. Baru-baru ini Mesir bahkan telah mengirimkan Dubesnya yang baru untuk Suriah yang memberi pesan secara implisit kepada dunia bahwa mereka mendukung eksistensi dengan Suriah. Hubungan historis penuh damai antara Mesir dan Suriah tidak diragukan lagi.

Libya kembali bergolak dimana pendukung setia Khadafi akan melakukan pembalasan.

Libanon akan membara kembali karena Israel akan menusuk dari Lebanon Utara untuk melumpuhkan perlawanan dendam melawan Hezbollah. Setelah itu Israel menganeksasi Suriah dengan alasan mengurangi determinasi Iran di kawasan tersebut.

Organisasi Al-Qaeda disusupkan ke Suriah untuk melakukan sabotase dan serangan terhadap legiun Iran dan Rusia.

Perancis akan melakukan peran penting di Suriah terutama sekali adalah corong AS dalam memberitakan informasi dan menciptakan kondisi sesuai "strategi khusus" dalam rencana penegakan Demokrasi untuk Suriah.

Negara-negara Arab terpecah karena tekanan dan pengaruh kelompok Ihwanul Muslimin yang meminta dukungan AS dalam mematahkan dominasi penguasa setempat. Demi eksistensi dan terjaminnya kekuasaan mereka, para pemimpin Arab setuju memberikan dukungan kepada Ikhwanul Muslimin dan AS.

Korea Utara dan Korea Selatan terlibat perang terbuka di Laut Kuning. China memainkan peranan pentng membela Korut. Korea Selatan kemungkinan besar akan kewalahan menghadapi tekanan hebat dari Korut dan China.'

Australia menebarkan teror di kawasan Asia Tenggara khususnya dengan Indonesia. Beberapa pulai terluar terpaksa diserahkan dengan alasan menjadi basis militer dan logisitik untuk membantu Korea Selatan dari terkaman China dan Korea Utara.

Melihat fakta dan data di atas, bersiap-siaplah menghadapi PD-3 karena PD-3 memang merupakan skenario yang dibuat oleh AS dalam program New World Order atau One World Goverment disebutkan di atas. Dengan program tersebut dapat dilihat eskalasi militer terjadi mulai dari Mediterania (Libya, Suriah, Lebanon, Iran) sampai ke Laut Cina Selatan (RRC, Korut dan Rusia) telah menjadi target AS untuk mewujudkan pemerintahan satu dunia (Globalisasi) melalui pengaruh politik dengan cara perang.

Sayangnya tujuan tersebut ternyata hanya menyengsarakan manusia di atas muka bumi akibat penggunaan senjata berteknologi tinggi. Tidak ada yang tersisa untuk dunia setelah itu. Maka tak heran Alber Einsten yang mengetahui persis dampak penggunaan teknologi nuklir untuk bererang hanya bisa memberi analisa singkatnya saja : "Saya tidak tahu dengan senjata apa Perang Dunia III akan dipertarungkan, tetapi Perang Dunia IV akan dipertarungkan dengan tongkat dan batu."

Jadi darimanakah awalnya PD-3 itu terjadi? Dari program NWO/ OWG (sebuah proyek dominasi politik dan ekonomi berbasis perang), ataukah karena semakin banyak negara-negara yang menentang kedigdayaan AS NATO dan Sekutu dekatnya?

Jangan-jangan inikah yang dimaksud oleh suku Maya, bahwa dunia akan "kiamat" pada tanggal 21/12/2012…? Semoga peprangan mematikan itu tidak akan pernah terjadi. Sulit membayangkan orang tua kita, anak-anak dan cucu serta saudara yang kita cintai menjadi korban sia-sia akibat kebuasan politik dan ekonomi pihak-pihak yang tamak dan rakus untuk kepentingan hedonisme semata.


World War III

Amerika (Nasrani), Israel (Yahudi) VS Iran (Islam), China-Rusia (Komunis)


Seandainya memang benar Perang Dunia ketiga terjadi, dunia seperti apa yg diharapkan oleh mereka ???
Klo menurut agan apa mungkin perang dunia ke 3 nnti bisa terjadi?


Read more: Tidak Lama Lagi, Perang Dunia ke-3 Akan Terjadi | Mike Portal 

Selasa, 05 Februari 2013

misteri area 51


Misteri Area 51

Pusat penelitian adalah merupakan tempat para ilmuwan melakukan kegiatanriset yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan perangkat pendukung yang dibutuhkan guna tercapainya sasaran dan tujuan suatu penelitian. Pada umumnya setiap negara maju ataupun sedang berkembang sangat berkepentingan untuk memiliki suatu pusat penelitian .

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di suatu negara, juga sangat ditentukan oleh hasil-hasil penelitian yang dikembangkan oleh negara bersangkutan. Seperti Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek) Serpong, adalah pusat penelitian yang dimiliki Indonesia . Di dalam area ini terdapat banyak sekali fasilitas-fasilitas penelitian dalam naungan institusi pemerintah, seperti LIPI, BATAN, BPPT, LAPAN, yang terus meneliti dan mengembangkan iptek dengan tujuan damai.

Dari sekian banyak pusat penelitian yang terkenal di dunia internasional, adalah Area 51, merupakan fasilitas pengembangan dan pengujian militer yang sangat rahasia (top secret), yang dioperasikan oleh angkatan Udara Amerika Serikat. Area 51 berlokasi di dalam daerah pelatihan dan pengujian Nevada . Lokasi Area 51 berada di Lincoln Country berjarak 115,5 km sebelah utara Las Vegas dengan luas berkisar 103 kilometer persegi.

Area 51 didirikan pada tahun 1955 yang pada awalnya diperuntukkan melakukan pengujian pengembangan pesawat mata-mata Amerika Serikat Seri U-2 yang baru diciptakan. Pesawat U-2 dapat terbang sampai ketinggian 70.000 kaki. Selama operasinya U-2 telah secara bebas terbang di atas wilayah Uni Sovyet sampai akhirnya satu pesawat U-2 tertembak jatuh pada tahun 1960. Akhirnya U-2 dicat berwarna hitam pada tahun 1960-an. Sedangkan untuk mengelabuhi seolah-olah adanya penampakan benda angkasa yang tak dikenal biasa disebut UFO (Unditified Flying Object), beberapa U-2 dicat dengan warna silver mengkilat. Sejak itu Area 51 terus berkembang dan digunakan untuk berbagai pengembangan suatu proyek yang disebut sebagai Proyek Hitam (Black Project) yang terdiri dari pesawat seri Blackbird, seri Stealth Fighter dan seri Stealth Boomber. Seri Blackbird merupakan kelanjutan dari seri U-2 yang dimulai tahun 1962 dengan rancangan tipe A-12 dan SR-71. Sebagai contoh, tipe SR-71 memiliki kecepatan jelajah mencapai 3500 km/jam dengan ketinggian efektif jelajah 4830 km.

Seri Stealth Fighter merupakan pesawat tempur siluman pertama yang dirancang pada akhir tahun 1970-an. Pesawat ini sangat baik sekali beroperasi di malam hari. Tipe yang sangat dikenal adalah F-117 Nighthawk. Seri Stealth atau siluman merupakan suatu ide agar pesawat terbebas dari pantauan radar. Kecepatan jelajah pesawat ini berkisar 1040 km/jam dengan ketinggian yang baik sejauh 2110 km. Prestasi operasinya telah diperlihatkan pada perang teluk dan masih ditugaskan untuk melaksanakan target-target yang telah matang.

Seri Stealth Boomber merupakan kelanjutan pesawat siluman dari Seri Stealth Fighter yang telah dikembangkan secara luas. Seri pesawat siluman yang dikenal ini adalah tipe Black Manta dan B2. Daya jelajah lebih cepat dan lebih susah ditangkap radar dari pada seri Stealth Fighter. Walau pun demikian, strategi penyerangannya masih tergantung pada informasi dari target.

Saat ini proyek masa depannya ditujukkan untuk mengembangkan teknologi anti radar (Stealth Technology), pesawat pengintai tak berawak (UAVs or unmanned aerial vehicles) dan pesawat tempur (UCAVs, unmanned combat aerial vehicles), memungkinkan dapat menjelajah dengan kecepatan tinggi pada daerah jelajah yang sangat tinggi yang dikenal sebagai " AURORA ". Karena pesawat-pesawat ini tak berawak, maka pesawat ini dipercaya dapat digerakkan dengan kecepatan yang sangat dahsyat,. Dengan kata lain, manusialah yang benar-benar dapat membuat benda angkasa yang tak dikenal itu. Bersamaan dengan itu muncul lagi ide pengembangan pesawat angkasa X-33 yang secara teknologi belum dilakukan pengujian. Akan tetapi pesawat angkasa X-33 telah diyakini akan menjadi versi Aurora yang bersifat PUTIH (untuk kepentingan kedamaian).

Sejalan dengan penelitian pesawat tempur yang canggih, diperoleh pula data-data tentang adanya kehadiran mahluk angkasa yang menuju Bumi, yang lebih dikenal dengan nama Alien. Akhirnya sampailah kita pada suatu pertanyaan seberapa besar kemungkinan keberadaan Alien di alam semesta ini. Untuk hal itu, Area 51 telah terlibat dalam penyelidikan teknologi Alien. Berdasarkan isu yang santer dan dipercaya oleh banyak pakar, bahwa tim Area 51 telah menemukan dan menyelidiki secara rahasia reruntuhan UFO yang ditemukan di daerah Roswell, negara bagian New Mexico, Amerika Serikat, tahun 1947. Walau pun belum terdapat pembuktian yang jelas, beberapa pakar luar telah menduga bahwa ilmuwan Area 51 diklaim memiliki dan merawat satu mahluk Alien di suatu tempat yang sangat rahasia. Klaim tersebut diperkuat dengan pengakuan Bob Lazar seorang fisikawan, pada tahun 1989 bahwa dia telah bekerja disalah satu tempat penelitian yang berada pada daerah selatan Area 51 dan mengklaim bahwa Area 51 telah melakukan pengujian pesawat terbang yang luar biasa canggihnya dan juga telah melakukan komunikasi dengan Alien.

Keberadaan Alien di Area 51 ini menimbulkan suatu teori konspirasi yang merupakan hasil pengumpulan data dari reruntuhan pesawat Alien yang jatuh di Roswell dan pengakuan Bob Lazar pernah terlibat pada kegiatan tersebut, seperti pertemuan atau kontak dengan keadaan di angkasa dengan menggunakan peralatan secukupnya, pengembangan senjata berenergi sangat tinggi dan kegiatan-kegiatan yang secara luas di seluruh dunia. Berdasarkan isu yang beredar kegiatan teori konspirasi ini dilakukan di Danau Groom yang berada di sekitar lokasi Area 51. Namun sampai sejauh ini belum ada suatu penjelasan ilmiah yang gamblang dalam menjelaskan keberadaan Alien yang sesungguhnya. Usaha yang bisa dilakukan adalah mengumpulkan data berupa laporan dan foto UFO hasil jepretan amatir.